webadmin's picture

Dead Sea Scrolls ( Naskah Laut Mati )

Pengetahuan

Terdiri kurang lebih 972 teks naskah, termasuk teks-teks dari Kitab Suci Ibrani, yang ditemukan antara tahun 1947 dan 1956 dalam 11 gua terpisah berjarak masing masing kurang lebih 125km di Wadi Qumran dan sekitarnya ( dekat reruntuhan pemukiman kuno Khirbet Qumran, di sebelah barat daya pantai Laut Mati ). Teks-teks ini mempunyai makna sejarah keagamaan yang penting, karena merupakan satu-satunya dokumen-dokumen Alkitab yang berasal dari masa sebelum tahun 100 Masehi.

Teks yang paling penting muncul pada tanggal 29 November 1947, ditemukan oleh Professor E. L. Sukenik, Professor arkeolog Hebrew University. Yang mempunyai fakta sejarah tentang terbaginya negara palestina.

Naskah terbagi menjadi 3 bagian :
1. "Biblical" manuscripts (copies of texts from the Hebrew Bible), which comprise roughly 40% of the identified scrolls
2. "Apocryphal" or "Pseudepigraphical" manuscripts (known documents from the Second Temple Period like Enoch, Jubilees, Tobit, Sirach, non-canonical psalms, etc., that were not ultimately canonized in the Hebrew Bible), which comprise roughly 30% of the identified scrolls
3. "Sectarian" manuscripts (previously unknown documents that speak to the rules and beliefs of a particular group or groups within greater Judaism) like the Community Rule, War Scroll, Pesher on Habakkuk (Hebrew: פשר pesher = "Commentary"), and the Rule of the Blessing, which comprise roughly 30% of the identified scrolls.

Jejak sejarah naskah naskah ini tersebar tidak karuan karena pada saat itu telah dikacaukan oleh pihak pihak yang mementingkan diri sendiri dengan adanya penyitaan penemuan oleh pihak pihak tertentu dan dijual untuk menjadi barang barang kolektor pihak elit dan pihak yang terancam arti sebuah kebenaran sejarah. Maka dari itu naskah ini masi menjadi misteri informasi penting yang terkandung di dalam nya.

Banyak informasi / teori yang terpisah pisah dari naskah laut mati ini yang salah satunya menjadi hubungan keterkaitan tentang BENANG MERAH : INJIL BARNABAS – NASKAH LAUT MATI.

Apocryph secara umum berarti beragam kitab-kitab keagamaan yang sumbernya tidak jelas, dan secara khusus sekelompok dari 14 kitab yang ditolak ( not considered canonical ). Dalam pandangan Nasrani Injil Barnabas dianggap apocryph oleh karena isinya bertentangan dengan keempat Injil dalam Perjanjian Baru. Barnabas adalah salah seorang di antara ke-12 hawariyyun yang mendapat tugas khusus dari Nabi ‘Isa AS untuk menulis Injil. “And Jesus turned himself to him who writeth, and said: ‘See Barnabas, that by all means thou write my gospel concerning all that happened through my dwelling in the world’. ” (B-221).

Teori permufakatan Vatikan

Tuduhan-tuduhan bahwa Vatikan menghalangi penerbitan naskah-naskah ini diterbitkan pada tahun 1990-an. Khususnya buku The Dead Sea Scrolls Deception karya Michael Baigent dan Richard Leigh mengklaim bahwa sejumlah gulungan penting dengan sengaja disimpan selama beberapa puluh tahun untuk menghalangi teori-teori yang negatif tentang sejarah Kekristenan perdana. Khususnya, spekulasi Eisenman bahwa kehidupan Yesus dengan sengaja dimitoskan oleh Paulus, yang kemunginan adalah seorang agen Romawi yang memalsukan "pertobatannya" dari Saulus guna menggerogoti pengaruh penyembahan mesianik anti Romawi ini di wilayah tersebut. Penerbitan lengkap dan penyebaran terjemahan-terjemahan dari naskah-naskah ini pada akhir tahun 1990-an dan awal tahu 2000-an telah sangat mengurangi kredibilitas argumen mereka di antara keilmuan arus utama. Sekarang kebanyakan ahli, baik sekular maupun religius, merasa bahwa dokumen-dokumen ini sangat Yahudi, dan bukan Kristen.

Editorial From :
http://en.wikipedia.org/wiki/Dead_Sea_Scrolls
http://id.wikipedia.org/wiki/Naskah_Laut_Mati

Tulisan ini bukan untuk menyerang pihak pihak sebagian, karena ini hanyalah artikel koleksi saya pribadi yang mungkin ada sebagian pembaca yang ingin mengetahui pengetahuan tentang DSS, artikel ini belum lengkap, karena saya pribadi masih mempelajarinya dan mencari informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Harap kebijaksaan pembaca dalam menanggapinya.

Terima kasih.

Al-Hujaraat - Kamar kamar ( ruangan ) (46:6)
6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Apakah ini ada hubungannya denga Al - Kafhi | the cave - Gua (Q:18) atau kah QAF (Quran:47) ?! menarik untuk dipelajari.