arkeolog

Para Leluhur sudah memberikan kunci jawaban untuk semua krisis di seluruh Dunia. Apabila kita berpikir dengan baik dan benar, maka semua terpampang dengan nyata dan akan menghasilkan "karya nyata", bukan "karya kata". Video durasi 13m:06s, silahkan disimak

Leluhur Bangsa Indonesia Kaum yang sangat luar biasa. Saya re share video ini dari Youtube Kang Dicky lagi, Tinggal sekarang bagaimana kita menterjemahkan peninggalannya. Apakah hanya sekedar jadi wacana ? ataukah jadi karya nyata ? Pilihan ada di kita sebagai anak cucunya.

Terdiri kurang lebih 972 teks naskah, termasuk teks-teks dari Kitab Suci Ibrani, yang ditemukan antara tahun 1947 dan 1956 dalam 11 gua terpisah berjarak masing masing kurang lebih 125km di Wadi Qumran dan sekitarnya ( dekat reruntuhan pemukiman kuno Khirbet Qumran, di sebelah barat daya pantai L

alimpsest Archimedes

Baltimore - Publik akan dapat melihat dari dekat salinan tertua dari karya-karya jenius matematika kuno Archimedes - seperti palimpsest Archimedes - ketika dipamerkan di Walters Art Museum di Baltimore.

Di tepi barat Laut Mati, sekitar 12 km sebelah selatan Jericho terletak lembah Qamran. Belakangan ini tempat itu sunyi, hampa, hanya geletakan reruntuhan biara kaum Essene yang membisu. Namun dalam sejumlah gua yang tidak jauh dari rerunthan itu didapatkan naskah-naskah kuno, yang disembunyikan secara cermat oleh kaum Essene. Di situlah naskah-naskah kuno itu tak tersentuh tangan-tangan manusia selama 2000 tahun. Karena terdiri atas gulungan-gulungan perkamen dan tembaga, naskah-naskah itu diberi bernama Dead Sea Scrolls Manuscript (gulungan-gulungan Laut Mati, selanjutnya disingkat DSS). DSS di dapatkan dalam 11 buah gua, berturut-turut dalam tahun 1947, 1949, 1951, 1956.