webadmin's picture

73 Golongan Islam

Religi
siluet

Tulisan ini dipubikasikan dan diedit oleh saya pribadi dari beberapa sumber dan web site, untuk semua saudara saudari seiman dan seagama tentunya seorang Moslem, agar kita mewaspadai segala perbedaan Mazhab yang ada, yang dapat menyebabkan perpecahan dari sebuah fitnah yang ingin merusak akidah kita sebagai seorang moslem. Tujuan dari tulisan ini hanya untuk menerangkan dan meneliti serta mewaspadai lebih lanjut dari fitnah fitnah serta kesalah pahaman akidah ( sistem kepercayaan ) terhadap / pada umat moslem.

Tercatat dalam sejarah bahwa perbedaan ini pun telah membawa pecahnya peperangan dan saling benci antar sesama umat Moslem. Marilah kita tetapi kebenaran yang sudah dibawa oleh para Wali Allah dimuka bumi kepada kita dalam barisan Ahlus Sunnah wal Jamaah ( akidah Islamiyah yang dibawa oleh Rasulullah - sudah ada pada jaman Rasullulah yang sebelum Allah menciptakan Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafii dan Imam Hambali ), walaupun kita berbeda Imam, walaupun kita berbeda  pulau, walaupun kita berbeda negara, di Indonesia, di Malaysia, di Singapore dan di Brunei ( bahasa only ), pasti ada benang merahnya jika Allah berkehendak.

Sudah menjadi kebiasaan bahwa setiap Imam, Ulama, Wali atau pemimpin kelompok agama mengatakan ia akan mengembalikan umat manusia kepada kebenaran Kitabullah al Quran al Karim dan As Sunnah al Hadits.

Namun apabila kita tidak memperhatikan hal-hal pokok dan penting dalam ajaran mereka, boleh jadi kita terlena dan ikut dalam ajaran mereka dan menyimpang dari kebenaran yang sebenarnya.

Perpecahan dalam agama Islam sudah tercatat dalam sejarah berlaku sejak 1400 ( M ) tahun yang lalu ( sumber wikipedia ). Dan jelaslah bahwa perkara seperti itu masih berlanjut hingga saat ini ( 2011 ), dan sangat perlulah bagi kita untuk mewaspadainya.

Dalam memahami soal-soal I'itiqad ( niat untuk percaya agama Allah ) dalam Islam harus terlebih dahulu mengetahui beberapa istilah dalam Islam antara lain di sini :

  1. Usuluddin
    Artinya pokok wajib ( hal yang sangat penting ) dalam agama.
    Ilmu Usuluddin, artinya ilmu yang mempelajari pokok-pokok agama.
    Sama dengan mempelajari antara lain :
    ilmu Kalam ( perkataan / hukum Allah )
    ilmu Tauhid ( ke Esa an Allah )
    ilmu Aqaid atau ilmu I'itiqad ( kepercayaan tentang ketuhanan, kenabian dan akhirat )
    ilmu Sifat 20 ( dua puluh ) karena mempelajari tentang sifat-sifat Allah SWT.

    Dengan demikian Ushuluddin ialah I'itiqad - I'itiqad ( kepercayaan/keyakinan ) secara batiniah.
     
  2. Furu'
    Kalau berbicara tentang asal usul ( pokok ) agama sudah tentu ada furu' ( cabang ).Dan dalam keagamaan islam furu' Syariat berarti cabang-cabang ibadah yang meliputi shalat, puasa, zakat, haji, nikah, jual beli dan lain-lain.

    Dengan demikian furusyariat adalah segala ibadah yang dikerjakan secara lahiriah.
     
  3. Firqah
    Artinya golongan keyakinan di dalam lingkungan umat Islam. Perbedaan dalam firqah ada yang    sangat bertentangan satu sama lain, sangat tajam karena menyangkut keyakinan ( faham ) umat yang  ada dalam sejarah, hanya karena perkara firqah inilah sehingga terjadinya pembunuhan dimana-mana.
    Perbedaan firqah sangat sulit untuk diperdamaikan apalagi untuk dipersatukan.
     

SABDA RASULULLAH SAW TENTANG FIRQAH TERSEBUT :

 

Rasulullah SAW bersabda : "... Barangsiapa yang hidup ( lebih lama ) diantaramu niscaya akan melihatperselisihan ( faham ) yang banyak. Ketika itu pegang teguhlah Sunnahku dan Sunnah Khalifah Rasyidin yang diberi hidayah. Pegang teguhlah itu dan gigitlah dengan gerahammu ..... "

[ HR.Abu Dawud : 3991 dari 4590 ]

Rasulullah SAW bersabda : "... Akan keluar suatu kaum akhir zaman, orang-orang muda berfaham ( perangai ) jelek. Mereka banyak mengucapkan perkataan 'khairil bariyah' ( maksudnya firman-firman Tuhan yang dibawa oleh Nabi ).
Iman mereka tidak melampaui kerongkongan mereka.
Mereka keluar dari agama seperti meluncurnya anak panah dari busurnya.
Kalau orang-orang ini berjumpa denganmu maka lawanlah mereka ..... "

[ HR.Bukhari : 4669 dari 7008 ]

Rasulullah SAW bersabda : "Ada dua golongan ( firqah ) dari umatku yang pada hakikatnya mereka tidak ada sangkut paut dengan Islam, yaitu kaum Murji'ah dan kaum Al Qadariyah."

[ HR.Tirmidzi : 2075 dari 3891 ]

Rasulullah SAW bersabda : "Bagi tiap-tiap umat ada Majusi-nya, dan majusi dari umatku adalah orang yang mengingkari takdir. Kalau mereka mati jangan dihadiri pemakamannya dan kalau mereka sakit jangan dijenguk. Mereka adalah kelompok dajjal. Dan memang Allah berhak untuk memasukkan mereka ke dalam kelompok dajjal."

[ HR.Abu Dawud dari Hudzaifah ra. : 4072 dari 4590 ]

Rasulullah SAW bersabda : "... Telah berfirqah-firqah orang Yahudi menjadi 71 firqah dan orang Nasrani seperti itu pula. Dan akan berfirqah umatku menjadi 73 firqah .... "

[HR.Tirmidzi dari Abu Hurairah ra. : 2564 dari 3891 ]

Rasulullah SAW bersabda : " 'Bahwasanya Bani Israil telah berfirqah sebanyak 72 millah ( firqah ) dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya masuk neraka kecuali satu '.
Para sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya : 'Siapakah yang satu itu, ya Rasulullah ?'.
Nabi menjawab : 'Yang satu itu adalah orang yang mana aku dan sahabatku berpegang teguh kepadanya.' "

[HR.Tirmidzi : 2564 dari 3891 ]

http://id.wikipedia.org/wiki/Hadits untuk lebih jelas tentang hadist hadist yang sahih, hati-hati dalam menyampaikan sebuah ayat hadist, banyak site site yang sengeneh dewe tanpa mencantumkan nama / no. berapa hadist dalam hadist tersebut, sangat menyayangkan sekali jika mereka hanya copy paste tanpa mempelajari dan membuktikan isinya.

Hokeh, kembali ke artikel,

SEJARAH FIRQAH YANG ADA SEKARANG DALAM ISLAM

 

Didalam Kitab Bugyatul Mustarsyidin, karangan Mufti Syaikh Sayid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein bin Umar, yang dimasyhurkan dengan gelar Ba’Alawi, pada halaman 398, cetakan Mathba’ah Amin abdul Majid Cairo ( 138 H ), bahwa 72 firqah berpokok ada 7 firqah, yaitu :

  1. Kaum Syiah, terbagi lagi dalam 22 firqah
  2. Kaum Khawarij, terbagi lagi dalam 20 firqah
  3. Kaum Mu'tazilah, terbagi lagi dalam 20 firqah
  4. Kaum Murjiah, terbagi lagi dalam 5 firqah
  5. Kaum Najariyah, terbagi lagi dalam 3 firqah
  6. Kaum Jabariyah
  7. Kaum Musyabbihah

Jadi jumlahnya = 22 + 20 + 20 + 5 + 3 + 1 + 1 = 72 firqah

Pemahaman dari firqah-firqah tersebut :

  1. Kaum Syi’ah, kaum yang berlebih-lebihan memuja Saidina ‘Ali Karamallahu wajhahu. Mereka tidak mengakui Khalifah-khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman, Radhiyallahu’anhum.. Kaum Syi’ah kemudian berpecah menjadi 22 aliran.
  2. Kaum Khawari yaitu kaum yang berlebih-lebihan membenci Saidina ‘Ali Kw. bahkan ada di antaranya yang mengkafirkan Saidina Ali. Firqah ini berfatwa bahwa orang-orang yang membuat dosa besar menjadi kafir.Kaum Khawarij kemudian berpecah menjadi 20 aliran.
  3. Kaum Mu’tazilah, yaitu kaum yang berpaham bahwa Tuhan tidak mempunyai sifat, bahwa manusia membuat pekerjaannya sendiri, bahwa Tuhan tidak bisa dilihat dengan mata dalam syurga, bahwa orang yang mengerjakan dosa besar diletakkan di antara dua tempat, dan mi’raj Nabi Muhammad hanya dengan ruh saja, dan lain-lain. Kaum Mu’tazilah berpecah menjadi 20 aliran.
  4. Kaum Murji’ah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa membuat ma’siyat ( kedurhakaan ) tidak memberi mudharat kalau sudah beriman, sebagai keadaannya membuat kebajikan tidak memberi manfa’at kalau kafir.
  5. Kaum Najariyah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa perbuatan manusia adalah makhluk, yakni dijadikan Tuhan, tetapi mereka berpendapat bahwa sifat Tuhan tidak ada. Kaum Najariyah pecah menjadi 3 aliran.
  6. Kaum Jabariyah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa, manusia “majbur”, artinya tidak berdaya apa-apa. Kasab atau usaba tidak ada sama sekali. Kaum ini hanya 1 aliran.
  7. Kaum Musyabbihah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa ada keserupaan Tuhan dengan manusia, umpamanya bertangan, berkaki, duduk di kursi, naik tangga, turun tangga dan lain-lainnya. Kaum ini hanya 1 aliran saja.

Nah dari artikel ini apa yang bisa Anda tarik kesimpulan dalam mendalami Agama Islam ?
Pertanyaan lagi siapakah 1 Firqah yang di Ridhai Allah Swt ?

Silahkan komentar di bawah, dan mohon maaf jika tulisan ini jauh dari kesempurnaan, saya bukan seorang ustdaz atau pun kyai. Ini hanya tulisan saya dalam perjalananku mempelajari Ayat ayat Nya.