webadmin's picture

Kualitas Tidur Bayi Menentukan Kecerdasan Otak

Pengetahuan
Rakea My Son

PERKEMBANGAN kecerdasan otak dan kesehatan yang optimal, merupakan bagian penting tumbuh kembang anak. Begitu bayi lahir ke dunia, usia 0-2 tahun adalah masa krusial. Sebab, saat itu otak berkembang sangat pesat, volumenya mencapai hingga 80% dari volume otak dewasa. Itulah masa Golden Period atau masa emas pertumbuhan, masa ini merupakan yang terpenting dalam menentukan pembentukan pengetahuan dan perilaku anak. Dan periode ini hanya terjadi sekali seumur hidup anak.

Tidak mengherankan jika pada masa itu, bayi lebih sering tidur dibandingkan dengan beraktifitas. Pada masa bayi, tidur bukan sekedar istirahat, tetapi merupakan periode terjadinya aktivitas otak secara intens yang melibatkan fungsi-fungsi otak dan berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, serta maturasi sel otak.

Bayi baru lahir menghabiskan 16-18 jam/hari untuk tidur, dengan periode tidur terpanjang 2,5 sampai 4 jam dan pola tidur-bangun yang ireguler. Sejalan dengan bertambahnya umur, terjadi konsolidasi durasi dan waktu tidur. Bayi akan lebih banyak terjaga di siang hari, kebutuhan akan tidur mulai berkurang dan pengaturan tidur-bangun semakin membaik. Memasuki usia 1 tahun, durasi tidurnya mencapai 14-15 jam/hari, utamanya pada malam hari dengan 1-2 jam tidur siang.
Tidur berperan penting dalam tumbuh kembang normal, kesehatan emosi dan fungsi imun, pertumbuhan dan pemulihan jaringan tubuh, pembelajaran dan pemrosesan memori, serta perbaikan sistem saraf pusat. Kualitas ataupun kuantitas tidur yang kurang berdampak negatif terhadap kemampuan berkonsentrasi, fungsi kognitif, perilaku, dan emosional.

Alfa-Laktalbumin dan Perkembangan Otak
Salah satu yang mempengaruhi pola tidur bayi adalah triptofan, zat yang terkandung juga dalam alfa-laktalbumin. Nilai nutrisi alfa-laktalbumin terletak pada tingginya kadar asam amino esensial, terutama triptofan, sistein, dan lisin. Tingginya kadar triptofan dalam alfa-laktalbumin merupakan faktor penting dalam maturasi otak dan perkembangan regulasi neurobehavioral (asupan makanan, rasa kenyang dan ritme tidur bangun).
Hubungan antara periode laten tidur (periode interval dari mata tertutup sampai tidur mulai terjadi) dan triptofan telah dipelajari dalam sebuah studi.

Studi menemukan, bayi yang mendapatkan formula dengan kandungan tinggi triptofan memiliki periode laten yang lebih pendek secara bermakna. Studi lainnya menunjukkan ketersediaan triptofan yang lebih tinggi juga berkaitan dengan perbaikan periode laten dan waktu tidur dalam (deep sleep).
Triptofan juga faktor penting dalam menentukan perkembangan otak, sebab itu zat ini penting dikonsumsi bayi dan anak. Kadar alfa-laktalbumin dalam ASI mencapai 28% dari protein total, pada susu sapi hanya sekitar 3%.
Namun sejumlah studi menunjukkan penambahan formula bayi dengan protein whey alfa-laktalbumin serta menurunkan konsentrasi protein, menjadikan komposisi protein whey-nya mendekati ASI.
Kedudukan ASI bagi bayi tidak tergantikan, namun berbagai studi dilakukan untuk mencari formula mirip ASI guna memenuhi nutrisi bayi yang dengan alasan tertentu tidak bisa mendapatkan nutrisi melalui ASI.
Dari data yang ada menunjukkan penambahan alfa-laktalbumin terhadap formula bayi memberikan manfaat untuk pemenuhan kebutuhan asam amino esensial; meningkatkan kualitas protein formula bayi secara keseluruhan; toleransi saluran cerna yang lebih baik; mendukung tumbuh kembang normal dan menjaga status protein dan meningkatkan pemakaian protein; konsentrasi triptofan lebih tinggi sehingga periode laten tidur menjadi lebih pendek dan perkembangan neurobehavioral lebih optimal.

Nutrisi Lengkap untuk Generasi Platinum
Morinaga Chil Kid Platinum dan Chil School Platinum dengan sinergi nutrisi tepat Brain Care & Body Defense mengandung alfa-laktalbumin yang berpengaruh terhadap kualitas tidur laten dan perkembangan otak anak. Kandungan alfa-laktalbumin yang terdapat dalam Morinaga Chil Kid Platinum dan Chil School Platinum merupakan nutrisi tepat Brain Care & Body Defense yang membantu tumbuh kembang anak optimal di usia emasnya (golden period).
Keunggulan Brain Care yang juga mengandung AA & DHA, Kolin, Omega 3 & 6, alfa-laktalbumin untuk membantu perkembangan otak Si Kecil serta body defense yang mengandung nukleotida dan sinbio+ yang terdiri atas probiotik bifidobacterium longum BB536 & bifidobacterium breve M-16V, prebiotik laktulosa dan laktoferin membantu kesehatan saluran pencernaan untuk menjaga daya tahan tubuh Si Kecil. Sinergi brain care & body defense untuk tumbuh kembang Si Kecil yang optimal menjadi Generasi Platinum.
Morinaga Chil Kid Platinum tersedia dalam rasa Vanilla dan Madu, sedangkan Morinaga Chil School Platinum tersedia dalam rasa Vanila, Madu dan Coklat. Berikan nutrisi lengkap terbaik selama periode emas Si Kecil dan berikan stimulasi tepat sesuai tahapan usianya agar ia dapat menjadi Generasi Platinum.

Ko ini artikelnya kaya iklan yah.. hehehe.. dapet ngopy si.. tapi bagus buat pengetahuan bapak ibu dan anak... siiip.. cheeky