webadmin's picture

Hibah Pesawat F-16 Untuk Indonesia

News
F-16 Ilustrasi Wallpaper

JAKARTA,- Militer, Pemerintah dan DPR Republik Indonesia akan menerima hibah pesawat F-16 dari Amerika Serikat, hal ini harus ditanggapi ekstra sangat hati-hati terutama dalam mengeluarkan anggaran perbaikan sebanyak 30 pesawat F-16 yang akan dihibahkan Amerika Serikat (AS) tersebut kepada Indonesia.
Anggaran sebesar 750 juta dolar AS ( sekitar Rp 7 triliun ) itu bukan nilai yang sedikit untuk memperbaiki pesawat yang sudah tidak lagi digunakan oleh AS tersebut.

Pengamat pertahanan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ), Dr. Riefqi Muna mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu (23/11).

Menurut Riefqi, segala bentuk akuisisi persenjataan itu harus diperhitungkan dengan matang, jangan sampai merugikan pihak Indonesia. “Artinya segala sesuatunya harus dihitung berdasarkan prinsip tata kelola good governance dari mulai konsep, pengembangan, maintenance, hingga evaluasi akhirnya,” ujarnya.

Selain itu, sumber anggaran yang akan digunakan untuk membayar biaya perbaikan pesawat - pesawat itu juga harus dipertimbangkan secara matang mengingat tidak ada dalam rencana anggaran yang telah ditetapkan. “Ini keanehan jika tiba-tiba ada pos pembiayaan akuisisi persenjataan,” katanya.

Editorial :
Menurut riset saya pribadi di google harga 1 unit pesawat F-16 yang baru itu berharga $ 19 jt US
jika sebanyak 30 F-16 menjadi sekitar $ 570 jt pesawat F-16 Baru !,
kok memilih hibah yang memakan biaya perawatan sebesar $ 750 jt.? Apa lebih baik membeli pesawat baru ?, atau lebih baik lagi tidak usah sama sekali.
Tolong dong pemerintah pikirin masak - masak menanggapi hal tersebut. Uang Triliun rupiah itu lebih baik untuk membuat fasilitas yang lebih effesien untuk kesejahteraan Rakyat daripada untuk militer ?!

Mana sekarang Amerika sedang kebakaran jenggot pula di asia pasifik, indonesia terutama masalah Freeport yang terancam, belum lagi terancam oleh negara cina yang beberapa waktu belakangan ini sedang memanas. Sampai sampai Amerika mengirimkan Tentara sebanyak 2500 personil untuk membuka pangkalan militer baru di Australia.... untuk apa itu... ada batu dibalik udang kah ?
Kita tidak boleh su-udzon yaaaaa... tapi WASPADA itu HARUS JENDRAL !